
SUMENEP – Dua siswa Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep kembali mengharumkan nama sekolah melalui capaian prestasi. Rafi Rofdan Ridwanullah dan Raffi Arkana Arifin berhasil lolos ke grand final nasional Olimpiade OMNI Sains Indonesia 2025/2026.
Selain lolos ke tingkat nasional, Rafi Rofdan Ridwanullah juga sukses meraih medali emas kategori olimpiade Matematika level 2 OMNI Sains Indonesia tingkat Provinsi Jawa Timur. Sedangkan Raffi Arkana Arifin berhasil meraih medali perunggu pada kategori olimpiade Bahasa Inggris level 2 tingkat Provinsi Jawa Timur.
Olimpiade OMNI Sains Indonesia diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan OMNI Indonesia. Pada Tingkat provinsi, mulai dari jenjang TK hingga SMP, olimpiade matematika, Bahasa Inggris, dan Sains ini diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Untuk kategori olimpiade matematika jenjang SD level 2 se Jawa Timur yang diikuti Rofdan, total terdapat sebanyak 261 peserta. Sedangkan untuk kategori olimpiade Bahasa Inggris level 2 jenjang SD, Arkana bersaing dengan 286 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Alhamdulillah, prestasi demi prestasi terus diraih oleh siswa FIES. Kami sangat bersyukur dan bangga,” ungkap Principal FIES Sumenep, Rate Seftinindias Dwi Kumala, M.Pd., Sabtu (31/1).
Menurut dia, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta pembinaan yang berkelanjutan dari para guru. Dijelaskan, para siswa yang akan mengikuti kompetisi atau perlombaan akademik maupun non akademik saat ini telah diwadahi dan dibimbing langsung oleh tim FEXEL Club.
“Harapannya, prestasi ini dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus belajar dan mengembangkan potensi masing-masing,” ujarnya.
Dia menambahkan, saat ini siswa FIES banyak yang diarahkan untuk mengikuti perlombaan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Tujuannya, memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh siswa untuk berprestasi.
“Tim FEXEL Club yang dibentuk oleh sekolah setiap harinya intens memberikan bimbingan kepada siswa. Ada bimbingan reguler dan bimbingan intensif bagi siswa yang akan mengikuti olimpiade. Jadi tidak hanya pembelajaran, tapi kami juga mendorong agar siswa juga bisa berprestasi,” tutupnya. (*)